“Waktu yang lama ini, yang mungkin bagi kamu bersamanya terlalu begitu singkat. Tapi waktu yang menurutku sangatlah lama ini, sama sekali nggak pernah aku lalui dengan mudah.“ Menurut kamu, meninggalkan itu mudah? Enggak, itu hal yang sangat sulit. Bahkan aku benci akan hal itu. Aku benci mengucap selamat tinggal dan selamat jalan. Aku benci membasuh kenangan demi kenangan yang sudah melekat begitu eratnya pada diriku ini. Hingga pada ujungnya aku hanya berakhir dalam kepura-puraan. Aku pura-pura mengikhlaskan. Aku pura-pura nggak terluka. Aku pura-pura tersenyum ketika melihat kamu bersamanya. Aku pura-pura tetap berjalan ke depan. Ketika kamu berpaling, aku kembali. Ya, aku kembali ke tempat dimana kita pertama kali bertemu. Tapi sayangnya, kamu nggak pernah tahu. Entahlah itu karena kamu nggak peka atau memang kamu nggak perduli. Atau mungkin saja keduanya. Perpisahan itu hanya aku simpan di dalam mesin waktu. Mungkin mesin waktu itu tak akan pernah mau memu...
Don't be afraid to be different. Stay awesome.